
Pada tanggal 18 Juni nanti Renee Olstead baru akan berusia 20 tahun. Namun dalam usia semuda itu, ia telah matang dengan pilihan musik yang diusungnya, jazz kontemporer yang terkadang kental dengan blues atau balada yang bernafas bossanova. 'Skylark' sebenarnya album major kedua Olstead, yang dikerjakan sembilan hari setelah ia berulang tahun ke-17. Namun album ini baru dirilis pada akhir Januari lalu. Album ini berisi 13 komposisi lagu jazz pop yang masih diproduseri oleh duet Humberto Gatica dan David Foster. Saya benar-benar kagum dengan album ini dan sedikit sulit menemukan cacat celanya, karena Olstead, Gatica serta Foster menampilkan berbagai komposisi jazz yang eklektik dengan materi yang kaya. Dibuka dengan ‘Midnight Man’ yang bergaya swing, seolah-olah Olstead membuktikan jika usia muda tidak menghalangi dirinya untuk membuat sebuah aransemen musik dan vokal yang gemilang. Lagunya terasa megah dan antemik. Secara umum, 'Skylark' menampilkan trek-trek yang memukau. Terasa sekali jika Olstead berusaha agar albumnya ini juga mencoba merengkuh pangsa pasar yang lebih luas, karena ia memasukkan aransemen-aransemen yang pop-ish di berbagai lagunya. Hanya saja unsur pop-ish tersebut tidak mendominasi atmosfir album secara keleseluruhan. Secara keseluruhan, dari 13 lagu dalam album ini, hanya ada empat yang merupakan trek asli olahan Olstead dan juga Foster, yaitu trek pertama, ‘Midnight Man’, juga ada ‘Nothing But The Blame’, ‘Hold Me Now’ dan juga ‘Midnight In Austin Texas’. Sisanya, sembilan lagu lagi, adalah hasil interprestasi Olstead terhadap tembang-tembang jazz klasik. ‘Skylark’sendiri yang dipakai sebagai judul album adalah sebuah single lawas. alasan penggunaan lagu tersebut adalah dikarenakan bagi Olstead mempunyai makna tersendiri, sehingga ia menyanyikan dengan penuh penghayatan Olstead lewat komposisi ‘Nothing But The Blame’ terasa lebih black dan bervariasi dalam eksplorasi vokalnya. Pada trek kedua, Olstead membawakan lagu jazz klasik nan melankolis, ‘Lover Man’ yang dipopulerkan Billie Holiday. Selain itu ia juga membawakan ‘Ain’t We Got Fun’ yang bertempo up beat, dengan sebuah komposisi lirik yang sering dikutip dalam karya-karya sastra penulis Amerika. Sebuah komposisi R&B yang dipopulerkan Ray Charles, ‘Hit The Road Jack’, menjadi pembuktian kemampuan cengkok Olstead yang versatile membawakan lagu yang lebih kental nuansa R&B dan Soul-nya. Komposisi ini segera menjadi favorit saya untuk bergoyang. ‘When I Fall In Love’ yang sudah sering dibawakan ulang oleh penyanyi lain, juga menjadi pilihan Olstead dalam album ini berduet dengan trumpeter, Chris Botti. Untunglah alunan solo trumpet Chris Botti yang mendayu di bagian bridge, dan beberapa bar serta outro menyelamatkan lagu ini hingga terasa sangat dreamy dan romantis, berbeda dari versi-versi lainnya. Komposisi lain yang juga kupinggenic adalah ‘My Baby Just Cares For Me’, yang dipopulerkan oleh Nina Simone ini, juga sering digunakan di dalam film. Olstead membawakannya dalam nuansa swing yang sedap untuk bergoyang. Sementara pada komposisi ‘Stars Fell On Alabama’ bagian intronya sedikit mengingatkan pada ‘Ain’t No Other Man’-nya Christina Aguilera. Pada album ini Olstead juga berkolaborasi dengan Robert Randolph, soul blues funk pedal steel guitarist. Komposisi ini vocal Renee terasa sangat kental nuansa soulnya. Sedap sekali untuk bergoyang. Berbicara penghayatan, secara umum Olstead memberikan yang terbaik untuk album ini, sehingga penundaan beberapa tahun sangatlah pantas. Karena Olstead memberikan pembuktian yang gemilang akan eksistensinya sebagai seorang penyanyi jazz yang kredibel membuat album ini memang layak untuk dikoleksi. Track List: 1. Midnight Man 2. Lover Man 3. Stars Fell On Alabama 4. My Baby Just Cares For Me 5. When I Fall In Love (ft. Chris Botti) 6. Thanks For The Boogie Ride 7. Hold Me Now 8. Skylark 9. Midnight In Austin Texas (ft. Robert Randolph) 10. Hit The Road Jack 11. You've Changed 12. Ain't We Got Fun 13. Nothing But The Blame PS: thanks to Kyle |